Hino Dengan Mesin Euro4 nya Mampu Meningkat Performa Mesin Dan Ramah Lingkungan. Adanya Strainer Biodiesel Bisa Digunakan Untuk Hino

0
468

otomampir.com – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) belum lama ini meluncurkan semua kendaraan Hino dengan standard mesin emisi Euro4. Tuntutan akan lingkungan yang bersih dari polutan atau gas buang (NOx), menjadikan Hino utamanya mesin-mesin yang dipergunakan pada Truk atau bus sudah menggunakan  common rail. Sistem Common Rail yang dipergunakan Hino selain ramah lingkungan, ekonomis,  performanya mesin semakin baik dan memenuhi regulasi Euro4. Jadi, semua kendaraan Hino yang diproduksi saat ini sudah  berteknologi mesin Euro4, mulai dari light-duty truck Hino Dutro, medium-duty truck Hino Ranger, heavy-duty truck Hino Profia dan Hino Bus. Misalnya, Hino Dutro yang memiliki tampilan eksterior baru, dimana  Hino Dutro hadir dengan beberapa perubahan seperti desain grill depan dan perubahan cover atas lampu yang kini menyatu dan lebih stylish, serta perubahan bumper depan yang dirancang menyesuaikan posisi fog lamp sehingga lebih dinamis.  

 Mesin Hino Dutro Sudah dilengkapi dengan teknologi mesin Euro 4. Menggunakan mesin N04C Common Rail Euro 4. Menggunakan transmisi RE50 dan Transmisi RE61 (new). Mesinnya mampu berkerja secara maksimal sehingga emisi gas buangnya minim polutan (NOx). Minimnya polutan yang dihasikan karena mesin Hino Dutro sudah dilengkapi dengan Common Rail system dengan G42 series injector yang memiliki katup baru yang mampu menghilangkan static (dynamic leak), sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih baik dan daya tahannya terhadap keausan lebih baik. Hino Dutro sudah dilengkapi denganECU generasi ke 4, juga dilengkapi dengan EGR (Exhaust Gas Recirculation System) adalah sistem yang menurunkan senyawa negative (NOx) dari emisi gas buang, sehingga aman bagi lingkungan. Selain EGR , Hino Dutro dilengkapi pula dengan DOC (Diesel Oxidation Catalyst) komponen logam yang mengandung katalis dapat merubah dan mengurangi emisi gas buang berbahaya. Untuk menambah akselerasi atau tenaga Dutro di lengkapi pula turbo jenis  VNT (Variable Nozzle Turbo) yang merupakan teknologi turbo modern, dimana sistem kerjanya secara variable dengan control elektrikal membuat sistem pembakaran menjadi optimal.

Hino Ranger

Lain lagi dengan Hino Ranger Euro4 yang memang dirancang untuk kendaraan operasional di lapangan secara maksimal 24 jam dan 7 hari bahkan di bawah kondisi yang paling ekstrem sekalipun. Hino Ranger dilengkapi pula dengan teknologi mesin Euro 4. Hino Ranger menggunakan mesin  dua tipe yaitu J08E Common Rail Euro 4 dan P11C Common Rail Euro 4. Menggunakan Transmisi MX06, Transmisi MX07 (new) dan Transmisi M0090D/M009DD.

Hino Ranger juga sudah dilengkapi dengan  Common Rail System, EGR (Exhaust Gas Recirculation System) , VNT (Variable Nozzle Turbo), DOC (Diesel Oxidation Catalyst). Selian itu Hino Ranger dilengkapi ECU (Engine Electronic Unit)  berfungsi sebagai pengatur kinerja mesin agar performa kendaraan lebih maksimal. Dan Autotensioner. Menggunakan  SCR (Selective Catalytic Redution) teknologi pengendalian sisa pembakaran mampu mengurangi 80 -95% emisi NOx. Dengan cara mencampurkan urea cair/ammonia (NH3) dan oksigen (o2) yang ada di katalis, dengan NOx untuk membentuk molekul nitrogen (N2) dan air (H2O), sehingga gas buang lebih bersih dan ramah lingkungan Hino Bus

Mesin Euro 4 Hino Bus;  dilengkapi dengan Common Rail Sytem, EGR (Exhaust Gas Recirculation System) N04C/ J08E. ECU (Engine Electronic Unit), DOC (Diesel Oxidation Catalyst)., Autotensioner : Pada mesin terbaru Hino digunkan Juga V-Belt Autotensioner, yang akan mengatur ketegangan fanbelt secara automatis, membuat perawat lebih mudah, VNT. Hino Bus menggunkan mesin J08E Common Rail Euro4 dan N04C Common Rail Euro4. Menggunkan 5 model transmisi yaitu ; Transmisi RE50, Transmisi RE61 9New), Transmisi A860E AT (new), Transmisi MX06 dan Transmisi MX07 (New)

Biodiesel Aman

Untuk mengantisipasi masuknya bahan bakar ke injector bisa maksimal,  sehingga hasil  gas buang  ramah lingkungan,  maka pada mesin Euro4 Hino dilengkapi dengan tiga unit filter bahan bakar (Fuel Filter). Sedangkan untuk menghadapai penggunaan biodiesel, yang sesuai anjuran pemerintah ternyata Hino menanggapinya dengan positif. Dimana bagi penggunaan Hino yang ingin menggunakan biodiesel Hino sudah menyiapakn fiter tambah yang disebut Strainer.

Strainer merupakan filter bbm tambahan (Optional) yang mampu menyaring  bbm biodiesel dengan baik.  Sehingga material bbm dari biodiesel seperti Logam yang terdiri dari; Kalium, Kalsium, Natrium  dan Magnesium tidak ikut masuk ke filter bbm dan injector. Kita ketahui bahwa kandungan logam tersebut bisa menyebabkan filter bbm dan injctor tersumbat, menyebabkan injeksi  bbm keruang bakar tidak sempurna dan menurunkan performa mesin. Jadi dengan dipasangnya filter bbm Strainer tersebut Hino menjamin penggunaan bahan bakar biodiesel aman digunakan.  mampirrr

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here